Senin, 28 Oktober 2013

Tugas B.Indonesia 1

Database

          Database atau basis data adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Didalam basis data menyediakan fasilitas atau mempermudah dalam menghasilkan informasi yang digunakan oleh pemakai untuk pengambilan keputusan. Basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data dan juga update yang rumit. Ada beberapa kelemahan dalam basis data yaitu memerlukan tenaga spesialis, kompleks, memerlukan tempat yang besar serta mahal biaya softwarenya.

Senin, 30 September 2013

Tugas Graf Komputer dan Pengolahan Citra

PEMANFAATAN APLIKASI GRAFIK KOMPUTER DAN PENGOLAHAN CITRA

     Grafik dan Citra memiliki arti yang sama, yaitu "gambar". Tetapi arti gambar bila didefinisikan masing-masing memiliki perbedaan.
Grafik Komputer adalah salah satu cabang disiplin ilmu informatika yang mempelajari
pembuatan gambar dengan menggunakan komputer. Ilmu yang sangat cepat berkembang pada saat ini.Perkembanganini didukung oleh munculnya prosesor-proseor komputer yang cepat dan kartu grafik yangsemakin canggih dan hebat.
Pengolahan citra dapat didefinisikanmengolah sebuah citra lama sehingga menjadi citra baru.
    Perbedaan antara grafik komputerdengan pengolahan citra adalah dalam pengolahan citra, gambar input kedalam prosespengolahan citra sudah tersedia, sedangkan pada grafik komputer dilakukan proses untukmenciptakan gambar dari awal.

Contoh Aplikasi Grafik Komputer dan Pengolahan Citra


1. Grafik Komputer

Desain

Dalam proses desain grafika komputer terutama digunakan pada sistem engineering dan arsitektur. Pada umumnya Computer Aided Design (CAD) digunakan untuk pembuatan desain mobil, bangunan, pesawat terbang, kapal, komputer, tekstil, dan lain-lain. Pada beberapa aplikasi desain, objek ditampilkan dalam bentuk wireframe, dimana diperlihatkan keseluruhan bentuk, dengan bentuk internal dari objek tersebut. Penggunaan wireframe bermanfaat bagi designer untuk melihat isi dari objek tersebut..
Grafik Presentasi
. Bidang perancangan.Dikenal adanya software desain grafis seperti auto cad, 3D MAX semuanya akan berlangsung secara mudah dan lebih spesifik dalam perancangan yang akan dibuat. Memperkecil tingkat kesalahan sehingga akan menghasilkan suatu model yang sama seperti aslinya.

Bidang lain yang berhubungan dengan grafika komputer adalah grafik presentasi yang dapat berupa cetakan, slide, dan transparansi. Grafik presentasi biasanya digunakan untuk melengkapi laporan keuangan, sains, data ekonomi, dan lain-lain. Bentuk grafik presentasi tersebut adalah chart, bar chart, pie chart, dan lain-lain.
Computer Art

Metode grafika komputer digunakan dalam aplikasi commercial art dan fine art. Seniman menggunakan bermacam-macam perangkat lunak grafik, dan kadang dilengkapi dengan perangkat keras khusus. Contoh perangkat lunak yang digunakan yaitu Corel Draw, Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Macromedia, dan sebagainya.

Film

Pada pembuatan film layar lebar,grafik komputer banyak digunakan untuk menunjang proses pemodelan, visualisasi, dan editing. Misalnya dalam proses special effect, film animasi.

2. Pengolahan citra

Secara umum operasi pengolahan citra dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis berikut :

1. Perbaikan Kualitas citra (image enhancement)
Jenis operasi ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter-parameter citra. Dengan operasi ini ciri-ciri khusus yang terdapat pada citra lebih ditonjolkan.
Yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain:
a. Perbaikan kontras gelap / terang (contrast enhncement).
b. Perbaikan tepian objek (edge enhancement)
c. Penajaman (sharpening)
d. Pemberian warna semu (pseudocoloring)
e. Penyaringan derau (noise filtering)

2. Pemugaran Citra (image restoration)
Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan / meminimumkan cacat pada citra Tujuan pemugaran citra hampir sama dengan perbaikan.
Yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain:
a. Penghilangan kesamaran (debluring).
Penghilangan derau (noise)

3. Pemampatan Citra(image compression)
Operasi ini bertujuan untuk memampatkan citra sehingga memori yang dibutuhkan untuk menyimpan citra lebih kecil, tetapi hasil citra yang telah dimampatkan tetap memiliki kualitas gambar yang bagus.
Contohnya adalah metode JPEG.
4. Segmentasi citra (image segmentation)
Operasi ini bertujuan untuk memecah suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan suatu kriteria tertentu. Jenis operasi ini erat kaitannya dengan pengenalan pola.

5. Analisis citra (image analysis)
Operasi ini bertujuan untuk menghitung besaran kuantitatif citra untuk menghasilkan deskripsinya. Teknik analisis citra mengekstraksi ciri-ciri tertetntu yang membantu dalam identifikasi objek. Proses segmentasi kadangkala diperlukan untuk melokalisasi objek yang diinginkan dari sekelilingnya.
Yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain:
a. Pendeteksian tepian (edge detection).
b. Ekstraksi batas (boundary)
c. Representasi daerah (region)
6. Rekonstruksi citra (image reconstruction)

Operasi ini bertujuan untuk membentuk ulang objek dari beberapa citra hasil proyeksi. operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis.
Contohnya adalah foto rontgen dengan sinar X digunkan untuk membentuk ulang gambar organ tubuh.
Pengolahan citra mempunyai aplikasi yang sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan kita antar lain :

1. Bidang Militer
a. Mengenali sasaran peluru kendali melalui sensor visual.
b. Mengidentifikasi pesawat musuh melalui radar.
c. Teropong malam hari (night vision)

2. Bidang Medis / Kedokteran
a. Mendeteksi retak/patah tulang dengan CT Scan.
b. Rekonstuksi foto janin (USG).
c. Mendeteksi kanker (kanker otak)
d. untuk rontgen tubuh manusia yang berfungsi untuk mengetahui ada atau tidaknya kelainan di tubuh.

3. Bidang Biologi
Pengenalan jenis kromosom melalui gambar mikroskopis

4. Bidang Pendidikan
Pengolahan pendaftaran mahasiswa menggunakan scanner.

5. Bidang Geografi dan Geologi
a. Pemetaan batas wilayah melalui foto udara / Landsat.
b. Mengenali jenis dan bentuk lapisan batuan bawah permukaan bumi melalui rekonstruksi hasil seismik.

6. Bidang Kepolisian / Hukum
a. Pengelan pola sidik jari (finger print).
b. Rekonstruksi wajah pelaku kejahatan.
c. Pengenalan pola hasil uji balistik.

7. Bidang Perdagangan
a. Pembacaan barcode pada barang di swalayan.
Mengenali huruf / angka pada suatu formulir secara otomatis.

8. Bidang Hiburan
Pemampatan video (MPEG).

9. Komunikasi data
Pemampatan citra yang ditransmisi (Internet).

10.Bidang visual, bisa digunakan untuk pemotretan lewat satelit, GPS, foto kamera dan lain-lain.

11. Bidang hiburan,Gambar gambar kartun, yang dibuat bisa bergerak.



Sumber :


Tugas B.indonesia 1

Database


            Basis data (bahasa Inggris: database),  atau sering pula dieja dengan basis data, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik. Sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi. Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.

Minggu, 16 Juni 2013

Tugas Teori Organisasi Umum 2


Perilaku Konsumen

BAB I Pendahuluan 
Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarianpemilihanpembelianpenggunaan, serta pengevaluasian produkdan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan.Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

BAB II Pembahasan

Aplikasi Perilaku Konsumen dalam Bisnis

Pemahaman mengenai perilaku konsumen sangatlah penting dalam pemasaran. Menurut Engel, et al. (1994), perilaku konsumen adalah suatu tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk keputusan mendahului dan menyusuli tindakan ini. 
Terdapat dua elemen penting dari arti perilaku konsumen, yaitu: (1) proses pengambilan keputusan, (2) kegiatan fisik yang melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan dan menggunakan barang dan jasa ekonomis (Swastha, 1990).Pemahaman akan perilaku konsumen cerdas dapat diaplikasikan dalam beberapa hal, yang pertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli.Ke dua, perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut. Aplikasi ke tiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen. Dengan memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif. Dan juga dapat memberikan gambaran kepada para pemasar dalam pembuatan produk,pnyesuaian harga produk,mutu produk,kemasan dan sebagainya agar dalam penjualan produknya tidak menimbulkan kekecewaan pada pemasar tersebut.

Pendekatan dalam meneliti perilaku konsumen

Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen. Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.
Pendekatan ke dua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perilaku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survei untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.
Pendekatan ke tiga disebut sebagai sains pemasaran yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hierarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.

Roda analisis konsumen

Roda analisis konsumen adalah kerangka kerja yang digunakan pemasar untuk meneliti, menganalisis, dan memahami perilaku konsumen agar dapat menciptakan strategi pemasaran yang lebih baik.[5] Roda analisis konsumen terdiri dari tiga elemen: afeksi dan kognisi, lingkungan, dan perilaku.

Afeksi dan kognisi

Elemen pertama adalah afeksi dan kognisi. Afeksi merujuk pada perasaan konsumen terhadap suatu stimuli atau kejadian, misalnya apakah konsumen menyukai sebuah produk atau tidak. Kognisi mengacu pada pemikiran konsumen, misalnya apa yang dipercaya konsumen dari suatu produk. Afeksi dan kognisi berasal dari sistem yang disebut sistem afeksi dan sistem kognisi. Meskipun berbeda, namun keduanya memiliki keterkaitan yang sangat kuat dan saling memengaruhi.
Manusia dapat merasakan empat tipe respons afektif: emosiperasaan tertentu, suasana hati/mood, dan evaluasi. Setiap tipe tersebut dapat berupa respons positif atau negatif. Keempat tipe afeksi ini berbeda dalam hal pengaruhnya terhadap tubuh dan intensitas perasaan yang dirasakan. Semakin kuat intensitasnya, semakin besar pengaruh perasaan itu terhadap tubuh, misalnya terjadi peningkatan tekanan darah, kecepatan pernapasan, keluarnya air mata, atau rasa sakit di perut. Bila intensitasnya lemah, maka pengaruhnya pada tubuh tidak akan terasa.
Sistem kognisi terdiri dari lima proses mental, yaitu: memahami, mengevaluasi, merencanakan, memilih, dan berpikir. Proses memahami adalah proses menginterpretasi atau menentukan arti dari aspek tertentu yang terdapat dalam sebuah lingkungan. mengevaluasi berarti menentukan apakah sebuah aspek dalam lingkungan tertentu itu baik atau buruk, positif atau negatif, disukai atau tidak disukai. Merencanakan berarti menentukan bagaimana memecahkan sebuah masalah untuk mencapai suatu tujuan. Memilih berarti membandingkan alternatif solusi dari sebuah masalah dan menentukan alternatif terbaik, sedangkan berpikir adalah aktivitas kognisi yang terjadi dalam keempat proses yang disebutkan sebelumnya.
Fungsi utama dari sistem kognisi adalah untuk menginterpretasi, membuat masuk akal, dan mengerti aspek tertentu dari pengalaman yang dialami konsumen. Fungsi ke dua adalah memproses interpretasi menjadi sebuah task kognitif seperti mengidentifikasi sasaran dan tujuan, mengembangkan dan mengevaluasi pilihan alternatif untuk memenuhi tujuan tersebut, memilih alternatif, dan melaksanakan alternatif itu.
Besar kecilnya intensitas proses sistem kognitif berbeda-beda tergantung konsumennya, produknya, atau situasinya. Konsumen tidak selalu melakukan aktivitas kognisi secara ekstensif, dalam beberapa kasus, konsumen bahkan tidak banyak berpikir sebelum membeli sebuah produk.

Proses pengambilan keputusan pembelian

Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yakni:
1.    Pengenalan masalah (problem recognition). Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang akan dibeli.
2.    Pencarian informasi (information source). Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi. Proses pencarian informasi dapat berasal dari dalam memori (internal) dan berdasarkan pengalaman orang lain (eksternal).
3.    Mengevaluasi alternatif (alternative evaluation). Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya.
4.    Keputusan pembelian (purchase decision). Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat keputusan pembelian dengan menciptakan pembelian yang aktual tidak sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan.
5.    Evaluasi pasca-pembelian (post-purchase evaluation) merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian. Setelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan evaluasiapakah produk tersebut sesuai dengan harapannya. Dalam hal ini, terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen. Konsumen akan puas jika produk tersebut sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan meningkatkan permintaan akanmerek produk tersebut pada masa depan. Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas jika produk tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan konsumen pada masa depan.

Faktor-faktor yang memengaruhi

Terdapat lima faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian:
1.    Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
2.    Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
3.    Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikapsuka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
4.    Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut.

 Sumber:

Tugas Teori Organisasi Umum 2

Struktur Pasar

BAB I Pendahuluan
Struktur pasar merupakan penggolongan pasar berdasarkan strukturnya. Dibagi kedalam beberapa bagian yaitu:
·         Pasar persaingan sempurna: Jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak dan produk yang dijual bersifat homogen.
·         Pasar persaingan tidak sempurna yang terdiri atas:
·         Pasar monopoli: Hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
·         Pasar oligopoli: Pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
·         Pasar duopoli: Memiliki karakteristik yang sama dengan oligopoli, namun pada Pasar duopoli hanya ada dua perusahaan.
·         Pasar persaingan monopolistik Bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek.
·         Pasar monopsoni Jenis pasar dimana hanya ada satu pembeli.
·         Pasar oligopsoni adalah bentuk pasar dimana barang yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan dan banyak perusahaan yang bertindak sebagai konsumen.

BAB II Pembahasan
  1. Pengertian pasar
Dalam arti sempit             : pasar tempat dimana pada umumnya brang dan jasa diperjualbelikan
Dalam arti luas                   : proses dimana pembeli dan penjual saling berinteraksi untuk menentukan atau menetapkan haarga keseimbangan/harga pasar.
  1. Syarat pasar
a.       Terdapat penjual dan pembeli
b.      Tersedia barang dan jasa yang akan diperjualbelikan
c.       Terajadinya transaksi antara pembeli dan penjual melalui proses tawar menawar
d.      Tersedianya media untuk interaksi antara penjual dan pembeli
  1.  Fungsi pasar
a.       Fungsi distribusi
b.      Fungsi pembentukan harga
c.       Fungsi promosi
  1. Unsur-unsur pasar
a.       Konsumen
b.      Produsen
c.       Pembangunan
d.      Sumber daya manusia
  1. Bentuk-bentuk pasar

Bentuk pasar atau struktur pasar adalah berbagai hal yang mempengaruhi tingkah laku dan kinerja perusahaan dalam pasar.

A.      PASAR PERSAINGAN SEMPURNA
Adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran yang ditandai oleh jumlah produsen dan konsumen dangat banyak. Merupakan struktur pasar yang paling ideal.
Cirri-ciri :
1)      Terdapat banyak penjual dan pembeli
2)      Barang yang diperjualbelikan homogeny
3)      Setiap perusahaan bebas keluar masuk
4)      Pembeli mengethui kondisi pasar
5)      Factor produksi bebas keluar masuk pasar
6)      Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar
7)      Tidak ada campur tangan pemerintah
Kebaikan dan keburukan pasar persaingan sempurna.
Kebaikan
Keburukan
      1.       Tidak ada iklan
      2.       Tidak tampak kegiatan saling menyaingi antarpenjual 
      3.       Adanya satu harga
      4.       Kepuasan konsumen maksimal karena bebas menentukan pilihan
      5.       Keuntungna produsen maksimal
      6.       Produksi barang denga biaya minimal
      1.       Tidak ada pilihan bagi konsumen untuk memilih karena semua brang sama dan sejenis
      2.       Harga tidak bias ditawar lagi
      3.       Perusahaan tidak punya anggran untuk mengadakan penelitian.

B.      PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA
Adalah pasar dimana jumlah pembeli dan penjual tidak sebanding.
Ada kemungkinan dikuasai olehh satu penjual atau beberapa penjual sedangkan pembeli satu atau beberapa pembeli.
1)      Pasar monopoli : hanya ada satu penjual yang menguasai perdagangan sehingga penjual dapat menentukan harga dan mencari keuntungan sebanyak mungkin.
Cirri utama pasar monopoli :
a)       tertutupnya pintu masuk ke pasar
b)      Hanya ada satu penjual dan banyak pembeli
c)       Tidak ada perusahaan lain yang bias membuat barang substitusi yang ssempurna
d)      Rintangan cukup kuat untuk masuk ke pasar
e)      Pembeli tidak punya barang untuk memilih barang
f)       Keuntunga hanya untuk satu penjual
g)      Harga ditentukan pleh perusahaan
Kebaikan dan keburukan pasar monopoli :
Kebaikan
Keburukan
       1.       Menghindari produk tiruan dan persaingan yang tidak sehat
       2.       Terjaganya kesinambungan stabilitas perusahaan
       3.       Mendorong penggunaan mesin dg tingkat teknologi tinggi
       4.       Mendorong peningkatan kinerja departemen penelitian dan pengembangan
     1.       Penyalahgunaan kekuaan ekonomi
     2.       Adanya pelecehan terhadap posisi pembeli
     3.       Adanya kesenjangan dalam pembagian pendapatan
     4.       Tidak ada persaingan
     5.       Mengurangi kesejahteraan konsumen
Oleh karena pasar monopoli hanya da ssatu penjual, maka pemerintah perlu camputangan dalam mengendalikan dampak negatifnya, antara lain :
a.       Mencegah monopoli itu sendiri
b.      Membrikan ijin kepada perusahaan baru
c.       Menambah penawaran barang dalam negeri dengan impor
d.      Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET)

2)      Pasar oligopoly : hanya terdapat beberapa produsen atau sedikit perusahaan saja yang menjual produk yang identik atau mirip satu sama lain dengan banyak pembeli.
Cirri-ciri :
a)      Menghasilkan barang standar maupun barang berbeda corak
b)      Terdapat beberapa produsen yang menguasai pasar
c)       Terdapat halangan kuat untuk masuk pasar
d)      Kekuasaaan menentukan harga adakalanya kuat dan ada kalanya lemah
e)      Satu diantara oligopolis adalah market leader yaitu penjual yg memiliki pangsa pasar yg terbesar
Kebaikan dan keburukan pasar oligopoly :
Kebaikan
Keburukan
      1.       Terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan      investasi besar untuk masuk pasar
      2.       Jumlah penjual sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu
      3.       Bila terjadi perang harga, konsumen aklan diuntungkan
      1.       Terdapat rintangan yg kuat untuk masuk pasar
      2.       Akan terjadi perang harga
      3.       Produsen jika melakukan kerjasama akan merugikan konsumen


3)      Pasar monopolistik : bentuk pasar dimana terdapat banyak produsen yang menjual produk yang kurang lebih sama tetapi dengan berbagai macam variasi
Cirri-ciri :
a)      Terdapat banyak penjual
b)      Terdapat diferensiasi produk
c)       Penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu
d)      Terdapat persaingan yg ketat dalam kuantitas dan iklan
Kebaikan dan keburukan
Kebaikan
Keburukan
       1.       Tdp banyak penjual sehingga konsumen memiliki pilihan
       2.       Bebas keluar masuk pasar akan mendoirong produsen berkompetsi sehat
       3.       Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yg diinginkan
       4.       Pasar yg mudah dijumpai
      1.       Memiliki tingkat persaingan yg tinggi
      2.       Untuk masukpasar tetap butuh modal yang besar
      3.       Mendorong produsen mengdakan inovasi produksi

BAB III Penutup 
Walaupun perusahaan monopoli menetapkan harga tinggi, jumlah produksi lebih rendah, dan keuntungan lebih besar daripada di dalam pasar persaingan sempurna tetapi pemerintah disamping memberikan hak eksklusif, perintah juga akan menetapkan harga/ tarif penjualan dari barang atau jasa yang disediakan oleh perusahaan tersebut. Dengan cara inilah kepentingan konsumen dapat dilindungi, yaitu para konsumen dapat membeli barang yang dihasilkan perusahaan monopoli pada tingkat harga yang relatif rendah. Penentuan harga dilakukan dan dikuasai oleh perusahaan, maka perusahaan monopoli disebut sebagai perusahaan penentu harga (price setter).

Sumber: